Kendari — Universitas Mandala Waluya (UMW) menggelar upacara wisuda dan pelepasan mahasiswa angkatan 2022-2023 pada Sabtu, 6 April 2026, di Gelora Olahraga Mandala, kampus utama di Kendari. Acara yang berlangsung khidmat dan meriah tersebut menghadirkan 2.847 lulusan dari berbagai program studi jenjang Diploma Tiga (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3).
Kehadiran Rektor Universitas Mandala Waluya, Prof. Dr. Ir. Bambang Suryanto, M.Sc., dan jajaran pimpinan lainnya menjadi puncak dari perjalanan akademik para lulusan. Selain itu, hadir pula Kepala Unit Penjaminan Mutu (UPM) Dr. Hendra Wijaya, M.Edu., yang turut menekankan pentingnya jaminan mutu dalam setiap aspek pendidikan kampus ini.
Pencapaian Akademik yang Membanggakan
Dalam sambutannya, Rektor Bambang Suryanto menyampaikan bahwa wisuda tahun ini menandai komitmen UMW terhadap keunggulan akademik dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. “Angkatan ini telah melalui perjalanan akademik yang tidak mudah, terutama menghadapi tantangan transformasi digital pendidikan tinggi Indonesia. Kami bangga melihat lulusan UMW mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Rektor Suryanto dalam pidato pembukaan wisuda.
Data dari Kantor Registrasi Akademik UMW menunjukkan bahwa dari total 2.847 lulusan, sebanyak 312 mahasiswa berhasil meraih predikat Cum Laude dengan nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,51 ke atas. Pencapaian ini merupakan peningkatan sebesar 8,7 persen dibandingkan tahun akademik sebelumnya yang mencatat 287 mahasiswa Cum Laude.
“Peningkatan ini bukan kebetulan. Ini hasil dari implementasi standar penjaminan mutu yang ketat di setiap tahap pembelajaran,” menjelaskan Dr. Hendra Wijaya, Kepala UPM Universitas Mandala Waluya, dalam wawancara eksklusif usai upacara wisuda. Beliau menambahkan bahwa Unit Penjaminan Mutu telah melakukan evaluasi komprehensif terhadap kurikulum, metodologi pengajaran, dan sistem penilaian di semua fakultas.
Peran Strategis Unit Penjaminan Mutu
Unit Penjaminan Mutu Universitas Mandala Waluya, yang berdiri sejak 2015, memiliki tugas strategis dalam memastikan bahwa setiap lulusan memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan. Organisasi ini bekerja lintas departemen untuk melakukan monitoring, evaluasi, dan peningkatan berkelanjutan terhadap kualitas pendidikan.
Dr. Hendra Wijaya menjelaskan bahwa sistem penjaminan mutu UMW berjalan melalui beberapa tahapan. “Pertama, kami melakukan perencanaan mutu yang melibatkan semua stakeholder internal dan eksternal. Kedua, implementasi melalui berbagai program pengembangan pembelajaran. Ketiga, evaluasi diri yang dilakukan setiap semester, dan keempat, improvement berkelanjutan berdasarkan hasil evaluasi,” ujarnya.
Pada tahun akademik 2022-2023, UPM telah melakukan 47 kali audit internal terhadap berbagai unit kerja akademik dan administratif. Hasil audit tersebut menunjukkan tingkat kepatuhan terhadap standar mutu mencapai 89,4 persen, meningkat dari 81,2 persen pada tahun sebelumnya.
Salah satu inisiatif terbaru dari UPM adalah implementasi sistem pembelajaran berbasis kompetensi (competency-based learning) yang dimulai pada semester genap tahun akademik 2022-2023. Sistem ini dirancang agar lulusan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Kami bermitra dengan lebih dari 150 perusahaan dan institusi untuk mengidentifikasi kompetensi apa yang dibutuhkan. Hasilnya, kurikulum kami disesuaikan sehingga lulusan benar-benar siap bekerja,” jelas Dr. Hendra Wijaya lebih lanjut.
Testimoni Lulusan dan Capaian Karir
Di antara 2.847 lulusan yang diwisudakan, terdapat kisah-kisah inspiratif tentang kerja keras dan dedikasi. Salah satunya adalah Sinta Maharani, lulusan Program Studi Teknik Informatika dengan IPK 3,78. Sinta baru saja menerima penawaran kerja dari sebuah perusahaan teknologi multinasional berbasis di Jakarta dengan posisi Software Engineer.
“Saya sangat bersyukur kepada seluruh dosen dan staf UMW yang telah membimbing saya. Standar akademik yang ketat justru membuat kami terlatih menghadapi tantangan di dunia nyata,” kata Sinta dalam kesempatan berbincang di sela-sela acara wisuda.
Selain itu, Fadli Kurniawan, lulusan Program Studi Manajemen dengan IPK 3,72, telah memulai usaha startup di bidang e-commerce lokal. “Mata kuliah tentang entrepreneurship dan inovasi sangat membantu saya dalam memulai bisnis ini. Saya percaya bahwa pendidikan berkualitas adalah fondasi kesuksesan,” ungkapnya dengan optimistis.
Data dari Kantor Pengembangan Karir UMW menunjukkan bahwa tingkat penempatan kerja lulusan tahun akademik 2022-2023 mencapai 92,3 persen dalam kurun waktu enam bulan setelah kelulusan. Angka ini melampaui target yang ditetapkan pada awal tahun akademik sebesar 88 persen.
Dukungan Stakeholder Eksternal
Dalam upacara wisuda, hadir pula beberapa tokoh penting dari dunia industri dan pemerintah lokal. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Muhammad Ridha, S.Pd., M.M., memberikan sambutan yang menitikberatkan pada pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Universitas Mandala Waluya telah menjadi mitra strategis dalam menghasilkan talenta-talenta terbaik untuk Sulawesi Tenggara. Kami melihat komitmen UMW terhadap penjaminan mutu yang konsisten,” kata Drs. Ridha dalam kesempatan tersebut.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Cabang Kendari, Ir. Sutrisno Hadi, S.T., M.B.A., mengapresiasi upaya UMW dalam menghasilkan lulusan yang kompeten. “Ketika kami merekrut tenaga kerja dari UMW, rata-rata mereka sudah siap bekerja tanpa membutuhkan pelatihan yang lama. Ini adalah bukti nyata dari komitmen universitas terhadap mutu,” ujarnya.
Program Pascawisuda dan Pengembangan Alumni
Selain acara wisuda, UMW juga meluncurkan program baru untuk mendukung pengembangan lulusan setelah memasuki dunia kerja. Program yang diberi nama “Alumni Excellence Program” ini dirancang untuk memberikan pelatihan lanjutan, mentoring, dan networking opportunities bagi para alumni.
Dr. Hendra Wijaya menjelaskan bahwa program ini juga menjadi bagian dari strategi penjaminan mutu yang komprehensif. “Kami tidak hanya berhenti pada saat wisuda. Kami ingin terus memantau dan mendukung pengembangan karir alumni. Feedback mereka juga sangat berharga untuk perbaikan kurikulum dan pembelajaran kami ke depan,” katanya.
Program ini akan menjalin kolaborasi dengan berbagai institusi pelatihan profesional dan industri untuk memberikan sertifikasi tambahan dan pengembangan keterampilan yang dibutuhkan pasar kerja modern.
Tantangan dan Prospek Ke Depan
Meskipun telah mencapai berbagai prestasi, UMW tetap mengakui adanya tantangan dalam perjalanan penjaminan mutu. Salah satunya adalah adaptasi terhadap perkembangan teknologi pendidikan yang semakin cepat, khususnya dalam era pembelajaran hybrid dan online.
“Kami perlu terus berinovasi dalam metodologi pembelajaran dan evaluasi. Pandemi COVID-19 yang lalu telah mengajarkan banyak hal tentang fleksibilitas dan adaptasi. Ke depan, kami akan lebih mengintegrasikan teknologi digital dalam semua aspek pembelajaran,” kata Dr. Hendra Wijaya.
Universitas Mandala Waluya juga merencanakan peningkatan investasi pada fasilitas laboratorium dan learning space yang mendukung pembelajaran berbasis praktik. Budget yang dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur akademik pada tahun anggaran 2026-2027 mencapai Rp 47 miliar.
Pesan untuk Generasi Lulusan Baru
Dalam penutup sambutannya, Rektor Bambang Suryanto memberikan pesan motivatif kepada para lulusan. “Dunia sedang berubah dengan cepat. Apa yang kalian pelajari di sini adalah fondasi. Lanjutkan pembelajaran sepanjang hayat, jangan takut gagal, dan selalu berkomitmen pada keunggulan. Kalian adalah ambassador Universitas Mandala Waluya di masyarakat. Buktikan bahwa lulusan UMW adalah lulusan berkualitas tinggi yang dapat diandalkan,” pesannya dengan penuh keyakinan.
Upacara wisuda Universitas Mandala Waluya pada 6 April 2026 ini menandai babak baru bagi 2.847 lulusan yang siap berkontribusi pada pembangunan bangsa. Dengan komitmen yang kuat terhadap penjaminan mutu dari Unit Penjaminan Mutu UMW, universitas ini terus memposisikan diri sebagai institusi pendidikan tinggi yang menghasilkan lulusan berkompeten dan beretika.
Ke depan, melalui berbagai program pengembangan berkelanjutan dan kolaborasi strategis dengan stakeholder, Universitas Mandala Waluya berkomitmen untuk terus meningkatkan standar akademik dan relevansi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.
—
Penulis: Aldi Pratama, Jurnalis Kampus UMW
Tanggal Publikasi: 6 April 2026
Lokasi: Kendari, Sulawesi Tenggara