Kendari – Universitas Mandala Waluya melalui Unit Penjaminan Mutu (UPM) menggelar serangkaian kegiatan akademik yang komprehensif pada Selasa, 22 April 2026. Acara yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan pendidikan tinggi ini mencakup seminar nasional, webinar interaktif, dan kuliah umum yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman civitas akademika terhadap standar mutu pendidikan dan akreditasi institusi.
Rangkaian kegiatan tersebut menandai komitmen Universitas Mandila Waluya dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan penelitian di era transformasi digital. Dengan menghadirkan para pakar, praktisi, dan pengambil kebijakan pendidikan, UPM berharap dapat memberikan wawasan mendalam tentang perkembangan terkini dalam sistem penjaminan mutu dan akreditasi pendidikan tinggi Indonesia.
Latar Belakang Penyelenggaraan Kegiatan
Unit Penjaminan Mutu Universitas Mandala Waluya, sebagai lembaga yang bertanggung jawab langsung terhadap implementasi standar mutu akademik dan administratif, telah merencanakan kegiatan tahunan ini sejak awal semester genap tahun akademik 2025/2026. Keputusan untuk menyelenggarakan seminar, webinar, dan kuliah umum secara bersamaan didasarkan pada pemikiran strategis untuk memaksimalkan dampak edukasi terhadap seluruh lapisan civitas akademika Universitas Mandala Waluya.
“Kami menyadari bahwa penjaminan mutu bukan hanya tanggung jawab unit khusus, tetapi merupakan budaya yang harus tertanam di setiap aspek kehidupan kampus,” ujar Dr. Ir. Bambang Suryanto, M.Eng., Kepala Unit Penjaminan Mutu Universitas Mandala Waluya, dalam persiapan acara yang digelar di Ruang Rapat Utama Gedung Rektorat.
Konteks lokal Universitas Mandala Waluya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi swasta terkemuka di Sulawesi Tenggara memberikan urgency tersendiri. Dalam lima tahun terakhir, universitas telah mengalami pertumbuhan signifikan dalam hal jumlah mahasiswa, program studi, dan penelitian. Namun, pertumbuhan ini juga membawa tantangan dalam mempertahankan standar mutu yang konsisten di semua unit organisasi.
Data internal menunjukkan bahwa tingkat kepuasan mahasiswa terhadap kualitas pembelajaran mencapai 82 persen pada tahun akademik 2024/2025, meningkat dari 76 persen tahun sebelumnya. Namun, beberapa aspek masih memerlukan perhatian khusus, termasuk sistem evaluasi pembelajaran, keberlanjutan infrastruktur pendidikan, dan integrasi teknologi informasi dalam proses pembelajaran.
Struktur dan Pembicara Utama Kegiatan
Seminar nasional yang menjadi acara utama pada 22 April 2026 mengangkat tema “Transformasi Standar Akreditasi dalam Menghadapi Pendidikan Era Digital: Strategi Institusional dan Implementasi Praktis.” Seminar ini akan menghadirkan empat pembicara utama dari berbagai institusi terkemuka di Indonesia.
Pembicara pertama adalah Prof. Dr. Siti Nurhaliza, M.Si., dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) yang akan membahas “Perkembangan Terbaru Instrumen Akreditasi 4.0 dan Implikasinya bagi Institusi Pendidikan.” Pembicara kedua adalah Dr. Heru Kuswanto, S.T., M.T., dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dengan topik “Best Practice Penjaminan Mutu di Perguruan Tinggi Riset Terkemuka.”
Pembicara ketiga adalah Ir. Dwi Retno Sari, M.Sc., Ph.D., dari Universitas Diponegoro Semarang yang akan berbagi pengalaman mengenai “Strategi Peningkatan Mutu Program Studi: Dari Persiapan hingga Akreditasi.” Sementara itu, pembicara keempat adalah Drs. Muhammad Ridho, M.A., dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang akan mengulas “Kebijakan Nasional Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi Pasca Refomasi Regulasi.”
Selain seminar nasional, UPM juga menyelenggarakan webinar interaktif dengan fokus yang lebih spesifik. Webinar pertama, yang dijadwalkan pukul 13.00-14.30 WITA, membahas “Implementasi Sistem Informasi Penjaminan Mutu: Dari Planning hingga Monitoring dan Evaluasi.” Webinar ini akan dipandu oleh tim IT Universitas Mandala Waluya bekerja sama dengan konsultan pendidikan dari Jakarta.
Webinar kedua pada pukul 15.00-16.30 WITA akan mengupas “Peran Mahasiswa dalam Penjaminan Mutu: Dari Evaluasi Pembelajaran hingga Kepuasan Pengguna Lulusan.” Narasumber untuk webinar ini melibatkan perwakilan mahasiswa dari berbagai program studi serta alumni Universitas Mandala Waluya yang telah berhasil di dunia kerja dan industri.
Kuliah umum yang ditutup untuk publik internal kampus akan diselenggarakan pada sore hari dengan pembicara tamu yang merupakan praktisi industri kreatif dan teknologi. Pembicara tersebut akan membagikan perspektif industri tentang kompetensi lulusan pendidikan tinggi dan relevansinya dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.
Harapan dan Target Pejabat Kampus
Dalam wawancara eksklusif dengan media kampus, Dr. Bambang Suryanto mengungkapkan bahwa target kegiatan ini sangat ambisius namun realistis. “Kami mengharapkan setidaknya 500 peserta dari berbagai program studi dan unit di lingkungan Universitas Mandala Waluya hadir dalam seminar nasional. Selain itu, dengan memanfaatkan platform webinar digital, kami menargetkan partisipasi dari universitas-universitas lain di kawasan Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.
Kepala UPM ini juga menekankan pentingnya internalisasi budaya penjaminan mutu di kalangan dosen. “Dosen adalah aktor kunci dalam menjamin mutu pendidikan. Mereka harus memahami tidak hanya teknis evaluasi pembelajaran, tetapi juga filosofi di baliknya, yakni komitmen berkelanjutan untuk memberikan pengalaman belajar terbaik kepada mahasiswa,” katanya.
Rektorat Universitas Mandala Waluya turut memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif UPM ini. Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eka Prasetya, M.Pd., menyatakan bahwa kegiatan semacam ini sejalan dengan visi jangka panjang universitas untuk menjadi institusi pendidikan berkualitas tinggi dan terakreditasi internasional dalam dekade mendatang.
“Penjaminan mutu adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa ditawar-tawar. Dengan menyelenggarakan kegiatan edukatif seperti ini, kami sedang membangun ekosistem mutu yang kuat di seluruh universitas,” ujar Prof. Prasetya dalam sambutan resminya pada pembukaan kegiatan.
Dampak dan Harapan ke Depan
Kegiatan yang diselenggarakan oleh UPM Universitas Mandala Waluya diharapkan memberikan dampak jangka panjang yang terukur. Pertama, diharapkan terjadinya peningkatan kesadaran dan pemahaman civitas akademika tentang pentingnya penjaminan mutu dalam setiap aspek operasional universitas.
Kedua, kegiatan ini diharapkan menjadi katalis untuk implementasi sistem penjaminan mutu yang lebih integratif dan berbasis teknologi. Universitas Mandala Waluya saat ini sedang dalam tahap pengembangan platform terintegrasi untuk monitoring mutu akademik dan administratif yang dapat diakses oleh semua stakeholder.
Ketiga, melalui networking yang dibangun dalam seminar, webinar, dan kuliah umum ini, diharapkan Universitas Mandala Waluya dapat membuka peluang kolaborasi dengan institusi pendidikan lain, baik dalam hal pengembangan program studi, penelitian, maupun pertukaran best practice dalam hal penjaminan mutu.
Keempat, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengumpulkan feedback dari berbagai pihak tentang implementasi penjaminan mutu di universitas. Feedback ini akan dijadikan bahan evaluasi dan perencanaan strategis UPM untuk tahun-tahun berikutnya.
Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan Universitas Mandala Waluya ini juga mencerminkan tren positif dalam dunia pendidikan tinggi Indonesia. Semakin banyak institusi yang menyadari bahwa penjaminan mutu bukan hanya sekadar formalitas administratif untuk akreditasi, tetapi merupakan bagian integral dari strategi pengembangan institusional jangka panjang.
Penutup
Kegiatan seminar nasional, webinar, dan kuliah umum yang diselenggarakan oleh Unit Penjaminan Mutu Universitas Mandala Waluya pada 22 April 2026 merepresentasikan komitmen serius universitas terhadap pencapaian standar mutu pendidikan yang tinggi dan berkelanjutan. Dengan menghadirkan pakar-pakar terkemuka dan menciptakan forum dialog interaktif, Universitas Mandala Waluya telah memposisikan dirinya sebagai institusi yang responsif terhadap dinamika pendidikan tinggi di Indonesia.
Ke depannya, momentum ini diharapkan dapat terus dijaga melalui program-program berkelanjutan dari UPM. Universitas Mandala Waluya, yang telah berdiri sejak 1984 dan berkontribusi signifikan dalam pengembangan pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara, memiliki potensi besar untuk menjadi benchmark dalam hal penjaminan mutu di kawasan.
Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, partisipasi aktif civitas akademika, dan kolaborasi dengan berbagai pihak eksternal, Universitas Mandala Waluya optimis dapat terus meningkatkan standar mutu penyelenggaraan pendidikan dan penelitian. Seminar, webinar, dan kuliah umum pada 22 April 2026 adalah bukti nyata dari dedikasi ini.
(Tribun Kampus Universitas Mandala Waluya – Kendari, 20 April 2026)
batman777 amor777 jangkrik777 jam777 happybet777 armyslot777 scbet777 legend777 macanasia777 rajazeus777 ajo777 theslot777 rajascatter777 menangjudi777 kuba123 asahan123 cakra123 bangun123 lingkaran123 batam123 aceh123 hangat123 rambo123 batman123 amor123 jangkrik123 happybet123 akun123 legend123 qris123 tokekwin123 bighoki123 ajo123 theslot123 menangjudi123 piket123 sumber123 kuba168 asahan168 cakra168 bangun168 lingkaran168 batam168 aceh168 vespa168 hangat168 rambo168 batman168 amor168 euro168 jangkrik168 jam168 happybet168 akun168 scbet168 legend168 macanasia168 qris168 rajazeus168 ajo168 theslot168 rajascatter168 menangjudi168 piket168 sumber168 kuba188 asahan188 pgbet188 cakra188 bangun188 lingkaran188 batam188 aceh188 vespa188 hangat188 rambo188 batman188 amor188 euro188 jangkrik188 jam188 happybet188 akun188 scbet188 legend188 qris188 tokekwin188 bighoki188 ajo188 theslot188 menangjudi188 sumber188 sultankoin188 kuba69 asahan69 pgbet69 cakra69 bangun69 lingkaran69 batam69